Back to Home Sweet City


Hehe… udah lama blog ini ngga di-update . Alasannya, apalagi kalau bukan ngga sempat, hihi. Masih harus belajar mengatur waktu lebih baik lagi.

Oh iya, sejak dua bulan lalu, aku kembali lagi ke Surabaya, mencari nafkah untuk sekeping berlian . Terakhir aku ke Surabaya tahun 2001, wah… dalam waktu 6 tahun saja banyak perubahan yang terjadi. Sampai hari ini, aku masih belum menjelajahi sampai sudut-sudut kota Surabaya. Baru seputar daerah Dharmahusada – Basuki Rachmat – Jalan Pemuda – Mulyorejo – Bubutan – Sasak – Asem – Juanda, hihi.

Kalau dibandingkan kota-kota yang pernah aku tinggali sebelumnya, tentu saja aku memilih Surabaya sebagai yang ternyaman (walaupun puanas…), kenapa? Karena aku dilahirkan dan menghabiskan masa kecil yang menyenangkan di Surabaya, hehe. Di Surabaya juga banyak makanan yang enak-enak tapi murah. Satu lagi yang aku suka, walau banyak makan, tapi aku ngga khawatir nambah berat… karena jalan sedikit sudah keringatan (temperatur + kelembapan tinggi), jadinya batal jadi daging (hahaha….. maksa banget) .

Ada satu hal yang hilang dari aku karena dah lama ngga tinggal di Surabaya, yaitu boso Suroboyoan… Dulu waktu masih kecil, aku fasih banget bercakap-cakap dengan boso Suroboyoan, sekarang… dah banyak yang lupa. Mudah-mudahan ngga lama lagi bisa kembali fasih.

  1. No comments yet.
(will not be published)