Archive for September, 2008

Godaan 70

Sore itu, di area pameran lantai dasar BIP, Sale up to 70 % perlengkapan ramadhan. Wah… ngeliat angka 70 % yang dicetak besar dan bold, aku jadi pengen tahu barang apa sih yang didiskon. Oh… pakaian muslim. Pakaian muslim yang seperti apa ya… bagus ngga ya… murah ngga ya… Hmm… ngga ada salahnya liat-liat. Hehe… perempuan banget ya…

Oke, aku putuskan melihat-lihat. Pakaian muslimnya bagus-bagus. Pikirku… beneran nih yang seperti ini didiskon 70 %? Ngga rugi tuh tokonya?. Eh, di ujung rak ada sesuatu yang berwarna pink… Hm… menarik nih, ambil dulu ah, sebelum keduluan. Oya, cek dulu harganya, 255.000, diskonnya 70 %. Oke… tetap di tangan.

Cari lagi yang lain… eit… apa nih, ada yang tersembunyi di balik pakaian yang lain. Wah… sepotong baju panjang berwarna merah yang bagus, persis seperti gambaranku tentang baju yang ingin aku pakai. Cek harga, 275.000, diskon 50 %. Sip… pindahkan ke tangan.

Udah cukup. Kalau aku teruskan nyari, nanti malah makin banyak pakaian pindah ke tanganku. Aku kan ke BIP mau beli body lotion, bukan pakaian. Pas lagi jalan menuju kasir, aku bimbang, ada dua pendapat berlawanan di kepalaku.
Pendapat satu (P1): Sebenarnya aku butuh ngga sih pakaian-pakaian ini?

Pendapat dua (P2): Butuh dong… pakaian kan kebutuhan primer, sepanjang hidup manusia butuh pakaian.

P1 lagi: Iya sih, tapi di lemariku aja masih ada beberapa pakaian yang belum pernah aku pakai, trus kenapa aku malah ngambil pakaian-pakaian ini ya…

P2 menghasut: Ambil, bayar. Pakaian-pakaian itu kan bagus, modelnya ngga pasaran, unik tapi sederhana, dan didiskon besar pula. Kapan lagi? Take it or regret it.

Aku: Bingung bingung … Gimana nih … Keluar dulu ah dari area pameran. Kembalikan dulu pakaian di tanganku ini ke tempat semula.

Di luar, aku mengamati area pameran. Ramai, penuh. Aku amati lagi dari jauh berbagai model pakaian yang dipajang. Pertama, modelnya sebagian besar banyak aksen dan detilnya. Bagus-bagus, tapi aku ngga nyaman pakai baju yang “ramai”.  Kedua, aku belum butuh pakaian baru. Pakaianku yang lama masih layak pakai. Ketiga, nafsu jangan diturutin terus, hehehehe, nanti makin melunjak. Akhirnya dengan mantap aku putuskan ngga jadi beli dan melangkah pasti ke Body Shop untuk membeli body lotion sesuai tujuanku semula ke BIP.

,

No Comments

What a Week …

Akhirnya… jumat datang… Trus, kalau jumat kenapa? Karena aku suka hari Jumat… Walaupun hari seninnya akan ada banyak tugas, kerjaan, atau apapun namanya… aku tetap suka hari Jumat.

Minggu ini diawali dengan tantangan baru buat aku, tantangan mengendalikan emosi, kesabaran, dan menerima hasil yang ngga sesuai harapan. Awalnya, aku sulit menerima hasil yang ngga sesuai dengan target (padahal targetnya pun bukan target muluk-muluk). Aku bersungguh-sungguh, tapi karena didominasi usaha-usaha lain yang asal jadi, minimalis, dan yang penting beres, hasil akhirnya jadi jauh panggang dari api. Yah… ngga jauh-jauh amat sih panggangnya, masih terasa hawa panasnya…. (Apa sih ??).

Untungnya… (masih tetap untung), aku jadi berlatih menghadapi orang lain yang berbeda denganku, belajar memahami keterbatasan orang lain, dan mengelola emosi dan pikiranku (hihihi…) supaya menjadi lebih baik. Tapi…. tapi… tetap aku sulit menerima dengan lapang dada usaha “copy paste”  atau usaha “yang penting beres”.

Aku masih harus banyak belajar…, banyak sabar …

,

No Comments