Utak-atik diary.febdian.net


Malam mingguan kemarin, aku dan uda, berpusing-pusing dengan urusan WordPress. Awalnya, gara-gara theme Coffee Desk yang ngga terpasang sempurna di blog Uda (baca di sini). Setelah utak-atik sedikit dan masih juga gagal, uda cari themes baru, Fusion. Begitu dipasang di diary febdian.net, hasilnya juga aneh, sidebar-nya malah pindah ke bawah, hihi. Pengen ketawa karena lihat muka uda yang bete gara-gara ada kecacatan di diary-nya, tapi ngga jadi, soalnya ternyata uda bete beneran :-P Kocchimuite Miiko

Selanjutnya, kami menganalisis kira-kira apa penyebabnya (rencanaku untuk santai-santai sambil baca Miiko terpaksa dibatalkan). Analisis pertama, upload themes ngga lengkap, solusinya upload ulang. Setelah upload ulang, hasilnya masalah belum teratasi. Kemudian, aku upload theme Coffee Desk di blog Greenys untuk mengetahui di mana sumber masalahnya. Hasilnya memuaskan, sama dengan preview-nya di TemplateLite. Berarti, masalahnya ada di diary febdian.net.

Coffe Latte

Untuk cari solusi baru, aku dan uda gantian googling dan baca komentar dari orang-orang yang mengalami masalah instalasi themes Coffee Desk. Karena informasinya kurang, solusi belum bisa dibuat, jadi aku putuskan untuk menikmati secangkir coffee Latte dulu, hehe…

Sambil nunggu Latte-nya bisa diminum, aku sampaikan ke uda, mungkin penyebab masalahnya adalah instalasi WordPress sebelumnya di server uda kurang sempurna, jadi ada sesuatu yang corrupt gitu… Kebetulan wordpress uda juga versi lama, jadi kami putuskan untuk upgrade ke versi terbaru, WordPress 2.8.

Proses upgrade pun dilakukan dengan panduan dari situs WordPress.org di alamat ini. Langkah ke-0 adalah backup database dan isi diary febdian.net. Yang aku lakukan pertama, backup dulu isi database-nya untuk menyelamatkan tulisan-tulisan uda dan komentar-komentarnya. Kata uda, “kalau tulisan udah ada di laptop uda.” Jawabku, “Bagaimana dengan komentar-komentar di blog uda? Itu juga sama pentingnya.” Selesai backup database, giliran setting diary febdian.net yang disalin. Kata uda lagi, “Ngga usah semua disalin, Ra.”

Sip, abis itu ikuti langkah 1, hapus folder wp-admin dan wp-include. Prosesnya agak lama. Trus, salin files dan folder dari paket WP 2.8 ke server uda. Ini juga prosesnya lama. Oia, walaupun sebelumnya aku beberapa kali berhasil upgrade WordPress dengan sukses, aku tetap baca petunjuknya hati-hati. Uda yang lagi bete dan gelisah karena WP-nya bermasalah malah ga sabaran, “Ira kan udah pernah upgrade sebelumnya, kenapa harus cek ini itu, bolak-balik baca manualnya, lama Ra…”.

“Iya, supaya sukses ini, Da. Kalau gagal tengah jalan, trus ngga sengaja terpilih drop database atau drop table, gimana da? Kalau ira sih gak apa-apa, itu kan blog uda, hehe.” :-P :-P :-D

Proses upgrade pun terus berjalan, diselingi dengan komentar-komentar uda yang ngga sabaran. File wp-config disesuaikan dan langkah terakhir diikuti. Hasilnya, upgrade ke WordPress 2.8 berjalan lancar dan sukses.

Lalu, dengan harap-harap cemas, uda ganti themes ke Coffee Desk, dan…. hasilnya masih sama. Gambar header kopi dan pulpennya ngga muncul. Bingung… bingung… bingung… Trus kami komparasi isi folder di diary febdian.net dan di blog aku. Ternyata di diary febdian.net, dalam folder wp-content ada subfolder upgrade. Di dalam subfolder upgrade ada isinya, kalau ngga salah subfolder wordpress dan core. Sementara di blog greenys, isi subfolder upgrade kosong. Kata uda, “Oke, Ra… kita hapus aja isi folder upgrade ini”. Jawabku, “Salin dulu isinya ke laptop uda…”, langkah antisipatif lebih baik kan…

Tunggu punya tunggu, proses menyalin kok ga selesai-selesai. Karena dah ngantuk, proses menyalin dibatalkan dan isi folder upgrade itu langsung dihapus. Kalan nanti terjadi yang aneh-aneh, langkah terakhir adalah instal ulang wordpress 2.8 dari awal. Data tulisan, komentar, plugin, dll udah ada backup-nya. Emang bakal repot, tapi kami ambil resiko itu. Trus saranku ke uda, mendingan kita tunggu beberapa jam lagi soalnya sekarang sudah jam 4 pagi.

Zzz... zzz....

Zzz... zzz....

Setelah bangun tidur, uda coba lagi pasang theme Coffee Desk dan berhasil … Senangnya uda, dan leganya aku… karena bisa lanjut tidur dengan tenang, hehe. Hasilnya bisa dilihat di sini.

,

  1. No comments yet.
(will not be published)