Pesta Buku Bandung 2010


Salah satu event yang aku catat di agendaku di bagian Don’t Miss This Event adalah Pesta Buku Bandung 2010 yang berlangsung dari 17 – 23 Februari 2010 (masih ada dua hari lagi lho…). Udah bertekad mau dateng pas pembukaan, apa daya flu menyerang. Akhirnya baru bisa ke Braga Landmark (tempat penyelenggaraan Pesta Buku Bandung 2010) Jumat dan Sabtu kemarin (sehari mana cukup, hehehe).

I love books, so does my husband. Karena itu, kami mengusahakan datang kalau ada pameran buku atau pesta buku. Sayangnya gara-gara ngga tahu, (sok) sibuk, ini itu lainnya, kami sering kelewatan. Terakhir kami ke pameran buku Islam di JHCC akhir tahun 2007. Aku yang mengklaim sebagai pencinta buku ternyata kalah banget dari suamiku. Dari pameran buku di JHCC itu, kami bawa pulang 1 kardus besar isi buku. Yang punyaku 2 buku, sisanya (sekitar 8 buku) punya suamiku, hehehe. Begitu juga kalau lagi jalan-jalan ke toko buku. Terakhir ke Togamas Surabaya, kami pulang bawa 10 buku dan semuanya buku suamiku.

Back to topic… Meskipun Braga Landmark ngga sebesar JHCC, tapi peserta pesta bukunya cukup banyak. Mulai dari Mizan, Gramedia Pustaka Utama, Elex Media Komputindo, Republika, Agro Media, Kanisius, Syaamil, Grafindo, Grasindo, Erlangga, Yrama Widya, Maghfirah Pustaka, sampai stan yang menjual buku per harga 5000, 10.000, 15.000, dan lain-lain. Selain peserta pameran, diadakan juga diskusi bedah buku dan pentas seni di panggungnya. Sabtu kemarin sempat ikutan acara diskusi “Mereka, Buku, dan Bandung” dengan Didi Petet, Drs. Uu Rukmana, M.Si, dan pembicara wanita dari Australia yang tinggal di Bandung (duh… lupa namanya).

Hari pertama ke pesta buku, semangat keliling nyaris tiap stan. Nyari-nyari majalah impor di salah satu stan yang jual majalah dan buku edisi lama (tapi masih dalam kondisi baru – bukan bekas – sebagian malah masih terbungkus plastik). Aku menemukan Good Housekeeping Edisi U.S tahun 2009. YeayI’m a big fan of magazine, too. Setelah tawar-menawar (ngga afdol rasanya kalau ngga nawar, walaupun aku ngga jago nawar :p), aku dapat 4 majalah impor baru seharga 60 ribu. Trus lanjut ke stan lainnya, beli Al Quran tajwid kecil untuk suamiku, karena Uda udah nyari dari tahun lalu dan ngga ketemu-ketemu. Bonus tambahan: harga Al Quran juga kena diskon 30% :) . Jalan lagi ke stan berikutnya, beli beberapa buku. Seneng banget pulang-pulang bawa jinjingan isi buku baru.

Besoknya, datang lagi ke pesta buku siang-siang. Aku sempat berlam-lama di stan yang jual bermacam-macam buku dengan harga 5000, 10.000, 15.000 sampai 20.000. Buku-bukunya masih baru. Ada beberapa kandidat buku yang aku mau beli, tapi urung. Trus ke stan Erlangga, beli buku textbook. Mampir juga ke mizan, beli dua buku travelling. Sebelum pulang, beli satu buku interior. Masih berminat rasanya keliling stan, tapi makin sering liat buku, makin tergoda beli, sementara dana mulai menipis. Hihihihi… akhirnya pulang, bawa tambahan beberapa buku lagi. Hati senang, walau dompet jerit-jerit :p

My Highlights on Pesta Buku Bandung 2010

  1. Semua stan pameran memberi diskon untuk semua buku yang dijual. Contoh: potongan 20% untuk semua buku terbitan Gramedia Pustaka Utama yang dijual di Pesta Buku. Penerbit Grafindo memberi harga spesial Rp 80.000 untuk empat buku hardcover karangan Ustadz Yusuf Mansyur dari harga normal Rp 200.000. Lalu, penerbit Republika (yang diskon bukunya bener-bener menarik), memberi diskon 35 % untuk semua buku yang baru diterbitkan, seperti buku Miss Jinjing Pantang Mati Gaya. Sementara novel Habiburrahman El-Shirazy, seperti Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, dll. didiskon sampai 60%.  Stan Mizan juga memberikan potongan minimal 20% untuk buku yang baru terbit dan potongan lebih besar untuk buku-buku lainnya.
  2. Stan yang jual buku-buku per harga, 5000, 10.000, 15.000, 20.000. Mesti sabar dan tekun. Kalau lagi beruntung, bisa menemukan buku yang lama dicari dengan harga super murah.
  3. Stan yang jual majalah dan komik edisi lama. For magazine aficionado, this booth is a must visit. Sayang, pertama kali ke sana, stok majalah impornya masih banyak, pas hari sabtu makin menipis.
  4. Acara diskusi dan bedah buku sepanjang pelaksanaan Pesta Buku Bandung 2010.
  5. Galeri Bandung, yang terletak di dekat panggung dan stan kantor pos, menarik untuk dilihat, lho. Ada banyak foto Bandung jaman baheula, termasuk buku-buku yang mengisahkan sejarah Bandung, situasi dan eksotisnya kota Bandung tempo dulu.

On my list

Uhuhuhu… aku masih punya beberapa daftar buku yang ingin aku beli, seperti Api Sejarah karya Ahmad Mansur Suryanegara, Jilbab Traveller Asma Nadia dkk., dan The Lonely Planet Story-nya Tony dan Maureen Wheeler. Oh my…

Oh iya, acara pesta buku ini masih berlangsung sampai Selasa 23 Februari besok. Buat yang belum ke sana, masih ada waktu sampai besok. Kalau tahun ini belum sempat, sepertinya tahun depan akan ada lagi karena acara ini merupakan event rutin tahunan di Bandung.

  1. No comments yet.
(will not be published)