Archive for category Hobi
Piala Eropa 2008
Hampir 2 minggu belakangan, jadwal tidurku ngga jelas, hehe. Terlebih lagi waktu babak perempat final 4 hari kemarin, duh… Tiap pertandingan disiarkan jam 1 pagi dan hampir semuanya diselesaikan lebih dari 2 x 45 menit. Berdua sama uda, kami gantian tidur, kalau suara komentatornya mulai meninggi dan bersemangat, kami bangun… Artinya pertanda akan terjadi gol (walaupun lebih sering ngga jadi gol, hehe). Dan, hasil akhir perempat final, Jerman, Turki, Rusia, dan Spanyol maju ke babak berikutnya.
Dua tim yang aku pegang, Prancis dan Kroasia ternyata hanya terhenti sampai perempatfinal, bahkan Prancis ngga lolos ke babak dua. Kata uda: “mungkin ada semacam “kutukan”, Ra… tiap negara yang ira jagokan akan kalah, hahahaha.” Huh… biarin, masih bisa pindah jagoan.
Aku menjagokan Prancis karena prestasi mereka di Piala Dunia 2006 yang bisa mengalahkan Brazil (1-0). Kalau Kroasia, aku lebih kenal tim Kroasia lebih dulu daripada tim Prancis. Pertama kali aku lihat skuad Kroasia bermain adalah di Piala Eropa 1996 (Tahun 96, aku masih SD, nontonnya setelah semua orang di rumah tidur, abis belum boleh begadang. Kalau tahun 96 aku SD, berarti sekarang aku masih muda, :p hehehe). Tim Kroasia berhasil maju sampai babak semifinal. Di semifinal, mereka dikalahkan Rep. Ceko (aku lupa skornya…). Dan akhirnya, Jerman jadi juara. Waktu itu, Davor Suker dan Juergen Klinsmann masih memperkuat Kroasia dan tim Jerman.
Lanjut ke Piala Dunia 2000. Aku lihat pertandingkan final Prancis vs Itali di pulau Bidadari, waktu liburan satu angkatan SMA plus guru-gurunya. Sebelum pertandingan, atmosfer yang sebelumnya ceria, penuh tawa-tawa ngga jelas, tiba-tiba berubah jadi kaku dan tegang. Tiap orang berkumpul sesuai dengan tim jagoannya. Kalau diingat-ingat lucu banget… Siapa yang bertanding, siapa yang heboh. Suporter asli dari Itali dan Prancis aja masih bisa ketawa sama-sama (aku lihat liputannya di TV). Besok paginya, temen-temenku pendukung Itali lesu ngga bertenaga, hihihi… terlalu dibawa ke hati sih :p.
Maju 4 tahun berikutnya, Piala Eropa di Portugal. Juaranya ngga disangka-sangka adalah Yunani yang berhasil mencetak satu gol (bener ngga ya? rada lupa) di final; dan ngga bisa dibalas Portugal. Yunani yang bukan tim unggulan mengalahkan Portugal di depan ribuan pendukungnya sendiri. Duh, rasanya pasti ngga kebayang kayak apa.. Satu hal yang aku amati adalah kiper Inggris waktu itu, David James, mainnya kurang bagus.
Nah… tahun 2008 masih menyisakan babak semifinal dan final. Apakah yang juara adalah yang sebelumnya pernah juara atau muncul juara baru? Let’s see… banyak kejutan-kejutan tak terduga yang membuat pertandingan di Austri Swiss ini makin menarik untuk ditonton.
Tempat Menunggu yang Nyaman di Bandara
Posted by Ira in Hobi, Jalan-jalan on 29/03/2008
Selama setahun belakangan ini, aku dan suami berpergian keluar kota nyaris tiap bulan untuk berbagai keperluan dari mulai yang serius sampai yang sangat serius
, dari yang direncanakan sampai yang mendadak, hehe. Biasanya kami pergi dengan pesawat supaya lebih cepat sampai. Tapi yang namanya pergi pakai pesawat, waktu menunggu biasanya lebih lama daripada di dalam pesawatnya.
Untungnya di bandara, disediakan banyak tempat menunggu, ada restoran, toko buku, toko suvenir, dan kafe. Satu hal penting sebelum aku memutuskan menunggu di suatu tempat, aku cari logo “No Smoking” di pintunya, di jendela, di lantai, di atap, atau di manapun yang bisa terlihat. Kalau logo itu terlihat, baru aku masuk. Kalau ngga ada, cari lagi tempat yang lain. Kenapa aku ngga mau di tempat yang dilewati asap rokok? Karena asap rokok itu sangat berefek buat aku. Pertama, kalau menghirup asap rokok, ntah datang dari mana rasa kesal dan kesal. Kedua, aku ngga suka banget asap rokok. Kalau ada orang mau merokok, silakan merokok dengan nyaman dan merusak kesehatan sendiri, tapi jangan sebarkan asapnya ke orang lain yang ngga merokok. Ketiga, alasan kesehatan (std).
Kembali ke topik utama (hehe …). Rekomendasiku untuk tempat menunggu yang nyaman:
- Kafe Olala di lantai 2 Terminal F Garuda di Bandara Soekarno Hatta (akses Wi-Fi cuma-cuma)
- Kafe (lupa namanya) yang ada kios Baskin Robbins-nya di Terminal Keberangkatan Garuda Bandara Juanda
Kalau menurut Anda, tempat menunggu mana yang paling nyaman di bandara yang pernah Anda kunjungi?
[catatan: list masih bisa bertambah...
]